Salah Berharap

fYNTcVF1_400x400

Petrobowl adalah salah satu acara yang diselenggarakan oleh SPE yang sangat bergengsi, acara ini merupakan “smart competition” dimana terdapat tim yang terdiri dari 4 orang yang akan beradu cepat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari question reader. Untuk mencapai Petrobowl di tingkat dunia, harus melewati tahap seleksi atau yang biasa disebut dengan regional qualifier.

Di UPN sendiri, di kampus tercinta ini udah beberapa kali turut serta dalam APRQ(Asia Pacific Regional Qualifier). Tahun 2017 lalu yang diadakan di Malaysia sampai ke tahap elite 8. Sudah bebera bulan terakhir ini bayanganku sudah ingin belajar mati-matian untuk lolos APRQ, mulai dari belajar rutin di quizlet, merangkum soal-soal yang ada di SLB gloss, petrowiki, dll. Tapi sayang banget mekanisme yang ada ga berjalan sesuai dengan ekspektasi. Seleksi tim untuk perwakilan UPN baru saja diputuskan minggu kemarin, which is 2 bulan lagi udah harus berangkat(APRQ diadakan dibulan juli). 2 Bulan bukan waktu yang lama buat persiapan kaya gini, dan lagi yang menjadi permasalahan besar adalah masalah DANA, sangat disayangkan APRQ 2018 ini dilaksanakan di Qingdao, China. Cukup jauh dari bayangan yang sebelumnya acara ini dilakukan di Malaysia. Semangat belajar menurun dan sampai sekarang belum ada kepastian apakah kami akan berangkat atau ngga.
Hal-hal yang sangat disayangkan:
1. Persiapan panitia untuk seleksi, tidak seharusnya menyisakan banyak orang untuk akhirnya dikarantina. lebih baik langsung memilih 4 Delegasi saja. Kenapa 4? walaupun bisa mengirim 5 delegasi, menurutku itu useless. Karena tetep aja yang main 4 orang, gamungkin semua materi itu dibagi ke 5 orang sedangkan yang main itu 4 orang.
2. DANA. Kalau memang kegiatan ini mau diseriusin, udah seharusnya dipersiapkan layaknya mempersiapkan acara. Dari jauh2 hari sudah dibentuk tim inti 4 orang tanpa embel2. untuk 1 slot lagi baru bisa sistem karantina atau apalah itu. Karena dana sangat vital. Contoh kasus:

– Petrobowl 2017 dilakukan pada September 2017
– Oktober 2017 langsung buka seleksi untuk menjadi 4 tim inti. Model seleksi bertahap, bukan sistem bertahap tapi mempertahankan skor. Terdapat 4 kategori inti yang menjadi acuan: Production, Drilling, Reservoir, dan Trivia. Materi lain bisa diselipkan. Dalam 1 bulan seleksi, tiap minggu dibagi per materi yang skor akhirnya akan diakumulasikan. Skor tertinggi pada ke 4 bidang tersebutlah yang akan menjadi delegasi.
-November 2017 sudah bisa memulai untuk mencari dana, sementara ini hanya bisa danusan. Karena proposal blm bisa dibikin.
-November-Januari diisi dengan pengumpulan materi dan pembagian tugas dari delegasi.
-Februari kumpulkan peserta yang ikut seleksi dulu dan seleksi lagi 1 orang dengan catatan menjadi cadangan, kalo emg gada yang mau yaudah. Dan cari lawan untuk latih tanding. Dalam rentan waktu segitu bisa diuji coba ikut lomba-lomba yang ada.
-Maret Pengumuman APRQ sudah keluar dan tempat udah jelas bakal diadain dimana. Perkiraan danusan kalo sebulan dapet 1jt, mungkin udah terkumpul 5 juta.
-April sudah bisa sebar proposal ke kampus maupun perusahaan2 yang bisa mendukung kegiatan ini.

Begitu dah gambarannya, semoga bisa lebih baik dikemudian hari.

3. Kalau kondisinya udah kaya sekarang, mental udah turun duluan sebelum main. Yang dipikirkan dana, belajar ga efektif karena udh masuk UAS sm bulan Puasa. Habis itu KKN wkwk capedeh.

Ga bermaksud menyalahkan siapapun, karena cuma pemikiran pribadi yang lagi bergejolak ditengah UAS tekprod tadi yang kacau wkwkwk

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
Yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
Yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
Memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
Tentu harus ada awak kapalnya…..
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
Rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu…..
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

Puisi Kerendahan Hati oleh Taufik Ismail